Tampilkan postingan dengan label SAINS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAINS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Maret 2013

Unta Makhluk dari Wilayah Es?

Unta dikenal sebagai binatang yang hidup di daerah gurun dan kering. Namun, pada masa lalu di pertengahan era Pliosene, moyang hewan ini ternyata pernah hidup di daerah dingin, sangat dekat dengan kutub.

Fakta ini terungkap dari hasil temuan fosil unta oleh tim peneliti di Canadian Museum of Nature di Ottawa.
 
 
Tim peneliti yang dikomandani oleh paleobiolog Natalia Rybczynski berhasil menemukan fosil unta yang diperkirakan berusia 3,5 juta tahun di Pulau Ellesmere. Pulau itu terletak di bagian paling utara Kanada, Nunavut.

“Fosil ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa unta pernah hidup di daerah itu,” kata Rybczynski kepada Livescience.

“Temuan ini mengejutkan kami. Sebabnya, kita sering mengasosiasikan unta sebagai hewan yang hidup di habitat beriklim kering (arid) dan setengah kering (semi-arid),” urainya lagi.

Ada 30 buah tulang yang merupakan bagian tulang kering fosil unta yang berhasil ditemukan tim peneliti. Tulang-tulang itu kemudian diidentifikasi menggunakan metode collagen fingerprinting. Jumlah protein, bernama Kolagen Type I, yang terkandung dalam tulang tersebut dihitung.

Berdasarkan hasil analisis yang dipublikasikan pada Jurnal Nature Communications kemarin, terungkap bahwa nenek moyang unta yang ditemukan berusia 3,5 juta tahun dan ukurannya 1/3 kali lebih besar daripada unta modern yang hidup saat ini.

Rybczynski mengatakan, kondisi pada masa 3,5 juta tahun lalu memang memungkinkan bagi unta untuk bisa hidup di daerah dekat dengan kutub. Pertengahan era Pliosene itu dikenal dengan kondisinya yang hangat. Suhu global masa itu 2 - 3 derajat Celcius lebih hangat dari suhu saat ini.

Kedepannya, Rybczynski dan timnya berencana untuk meneruskan pencarian unta di daerah sekitar kutub utara. “Kami berharap bisa menemukan bukti lainnya,” kata Rybczynski.
 
 
 
 
 
 
Sumber:
kompas.

Kamis, 07 Maret 2013

Telomere, Alat Untuk Mengetahui Kapan Kita Meninggal

Sebuah penemuan baru bisa menebak kapan kita akan meninggal. Alatnya mirip test pack penguji kehamilan.

Seperti diberitakan di dailymail, metode pengujian terbaru yang akan segera tersedia di gerai-gerai di Inggris ini bisa mengukur komposisi dari tip kromosom seseorang, yang disebut telomere, melalui tes darah. Telomere ini diyakini peneliti sebagai satu dari indikator penuaan sel tubuh yang paling signifikan dan akurat. Ketika penuaan sel mencapai tingkat tertentu, bisa diartikan itulah akhir tubuh Anda beraktivitas.

 
 
 
Tentunya di luar dari hal-hal tidak terduga seperti kecelakaan atau penyakit ganas yang tiba-tiba menyerang. Dengan telemore, tes umur biologis ini bisa jadi salah satu petunjuk kapan usia Anda akan berakhir. Atau dengan kata lain, mengetahui kapan akan meninggal.

Maria Blasco, dari Spanish National Cancer Research Centre di Madrid adalah penemu commercial telomere test terbaru ini. Lebih lanjut Blasco menjelaskan, bahwa tua-muda usia biologis seseorang bisa diukur berdasarkan panjang telomere mereka, dan ini bisa berbeda dengan usia nyata yang dimiliki oleh seseorang. 
 
Contohnya, pria berusia 65 tahun bisa jadi usia biologisnya lebih muda daripada pria usia 45 tahun, yang berarti pria 45 tahun itu berkemungkinan memiliki usia yang lebih pendek. Semakin panjang telomere, semakin panjang usia Anda.

Sederhananya, telomere ini yang melindungi DNA Anda dari gangguan dan kerusakan. Seiring dengan semakin berat tugasnya, maka telomere mulai memendek. Pada usia paruh baya ke atas, penyusutan ini mencapai titik di mana mereka tidak mampu lagi melindungi DNA dan keadaan akan memburuk ketika sel-sel tubuh mulai memisahkan diri. Dampaknya adalah kulit Anda akan longgar dan keriput, daya tahan tubuh menjadi tidak efektif, dan merembet pada gangguan tubuh yang lebih parah seperti diabetes dan penyakit jantung.

Apakah mahal untuk 'mengintip' waktu kematian Anda? Di Inggris metode tes ini seharga 400 poundsterling, sementara harga untuk test pack komersialnya masih belum diberitakan.




 
 
Sumber:
kisahbagus

Senin, 28 Januari 2013

Biosentrisme, Hidup Setelah Mati Versi Ilmiah

Dalam dunia sains, mahluk hidup memiliki siklus lahir, hidup, lalu musnah (mati). Sementara pandangan ada kehidupan setelah mati hanya ada dalam doktrin agama. Pada akhirnya, apa yang tertulis dalam kitab-kitab suci mulai diterima secara ilmiah.

Sebuah penelitian ilmiah terbaru menunjukkan kematian bukanlah pemberhentian terakhir. Observasi ilmiah yang dilakukan menyimpulkan kehidupan dan kematian ternyata berkorespondensi dengan "alam lain" (multiverse).

 
Ilustrasi / bertgary.blogspot.com
Paparan ilmiah tersebut dijelaskan oleh teori ilmiah bernama biosentrisme. Menurut teori ini, kendati tubuh dirancang untuk hancur sendiri, namun ada sebuah 'energi' yang bekerja dalam otak, yaitu 'perasaan hidup' mengenai 'siapakah saya'.

"Energi itu tidak musnah ketika manusia mati," tulis ilmuwan terkemuka dunia dan pengarang buku Biocentrism, Robert Lanza.

Menurut Lanza, energi 'perasaan hidup' itu tak tercipta, tapi tak juga bisa musnah. Lantas, apakah energi ini berpindah dari satu dunia ke dunia lain?

Sebuah eksperimen yang belum lama ini dipublikasikan dalam jurnal Science memperlihatkan para ilmuwan bisa mengubah sesuatu yang sudah terjadi pada masa lalu. Lewat percobaan yang menggunakan beam splitter (perangkat optik yang membelah berkas cahaya), partikel-partikel energi diputuskan keberadaannya. Ternyata, dari situ dapat ditentukan apa yang berlaku pada partikel ini pada masa lalu sehingga seseorang dapat menyelami pengalaman di masa lalu.

Kaitan antara pengalaman dan semesta ini melampaui gagasan-gagasan manusia mengenai ruang dan waktu. Tapi biosentrisme sendiri menyatakan, ruang dan waktu bukan obyek sulit seperti yang dibayangkan.

Teori ini menganalogikan waktu sebagai udara yang sia-sia untuk ditangkap manusia karena memang tak pernah bisa diraih. "Anda tak bisa melihat apa pun melalui tulang tengkorak yang menyelimuti otak Anda," kata Robert Lanza. "Apa yang Anda lihat dan rasakan sekarang adalah putaran informasi pada otak Anda."

Menurut biosentrisme, ruang dan waktu semata-mata adalah alat penghimpun informasi secara bersamaan. Karena itulah, dalam dunia yang tidak ada ruang dan waktu, tak ada istilah kematian.


Energi itu kekal

Dalam bukunya, “Ghosthunters,” peneliti hantu John Kachuba menulis, “Einstein membuktikan bahwa seluruh energi di alam semesta adalah tetap dan tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Jadi apa yang terjadi denmgan energi itu ketika kita mati? Jika itu tak dapat dihancurkan, energi itu pastinya, menurut Einstein, berubah menjadi energi dalam bentuk lain. Apakah energi baru itu? Apakah kita bisa menyebut kreasi baru itu hantu?”

Gagasan ini muncul dan diusulkan sebagai bukti adanya hantu. Sebuah kelompok di Amerika Serikat yang bernama Tri County Paranormal menyatakan, “Ketika kita hidup, kita memiliki energi listrik dalam tubuh kita. Apa yang terjadi dengan listrik yang berada dalam tubuh kita, yang membuat jantung berdenyut dan kita bernafas?”

Jawaban pertanyaan itu sebenarnya sangat sederhana dan tidak misterius. Setelah seseorang meninggal, energi dalam tubuh mereka maupun seluruh organisme lain pindah ke lingkungan. Ketika seorang manusia mati, energi yang tersimpan dalam tubuh mereka dilepas dalam bentuk panas, dan pindah ke binatang yang mengonsumsi jasad itu, baik binatang liar maupun bakteri dan cacing serta tumbuhan yang menyerap nutrisi dari tanah. Jika jasad itu dikremasi, energi dilepas dalam bentuk panas dan cahaya.

Ketika kita makan tumbuhan atau binatang mati, kita mengonsumsi energi mereka dan mengubahnya menjadi energi bagi tubuh kita. Reaksi kimia ketika makanan dicerna melepas energi yang dibutuhkan binatang untuk hidup, bergerak dan bereproduksi. Energi itu tidak ada dalam bentuk energi elektromagnetik berbentuk bola cahaya, melainkan panas dan energi kimia.





 
Sumber:
tempo

Inilah Hewan yang Bisa Hidup Abadi

Seharusnya segala mahluk di muka bumi ini memiliki awal dan akhir, hidup dan mati. Namun bagi hewan yang satu ini hal tersebut tampaknya tidak berlaku, karena ia bisa hidup selamanya.

Turritopsis Nutricula, atau dikenal sebagai immortal jellyfish. Sesuai namanya, ubur-ubur punya keunikan tersendiri. Saat menjadi dewasa, ubur-ubur ini bisa kembali ke tahap polip lalu bertumbuh lagi dari awal.
 
 
Hal ini dimungkinkan karena ubur-ubur abadi mampu mengembangkan sel transdifferentiation, yakni sel yang berubah menjadi sel baru. Dalam proses ini, sulur-sulur dari ubur-ubur abadi diubah menjadi polip baru. Secara teoritis, proses ini bisa berlanjut terus tanpa batas.

Ubur-ubur abadi berbentuk seperti lonceng, dengan diameter maksimum sekitar 4,5 milimeter. Pada bagian perut ada bagian warna merah terang. Pada spesimen yang masih muda, hanya memiliki delapan tentakel saja, sementara saat dewasa bisa berkembang hingga 80-90 tentakel.

Diyakini berasal dari Karibia, tetapi telah menyebar di seluruh dunia. Umumnya di lautan daerah tropis. Walau disebut sebagai ubur-ubur abadi, pada kenyataannya di alam liar mereka harus mati karena dimangsa oleh predator serta penyakit.



 
 
 
Sumber:
wikipedia

Kamis, 10 Januari 2013

Lokasi Laut Terdalam


Challenger Deep, nama itu disematkan karena kedalaman dasar laut mencapai 11 kilometer. Letaknya di palung Marina, di antara Kepulauan Marina, Pasifik Barat. Pada peta, kepulauan ini dekat dengan Papua, Filipina, dan Jepang.

11 kilometer merupakan penunjuk betapa dalamnya Challenger Deep. Seandainya gunung tertinggi di dunia, Mt. Everest dipindahkan ke dasar ini maka akan tenggelam. Gunung tertinggi itu hanya 8,8 kilometer. Masih tersisa 2,2 kilometer yang ditutupi air laut. Sudah bisa membayangkan betapa dalamnya, kan?

Palung Marina terbentuk akibat lempeng samudera terdorong oleh lempeng benua sehingga menyebabkan retakan yang mendalam. Begitu jauhnya dasar di palung ini, tentu cahaya matahari tak bisa menembus. Akibatnya Challenger Deep begitu gelap gulita. Ikan yang hidup di wilayah ini telah beradaptasi dan menghasilkan bentuk yang berbeda seperti contohnya flatfish dan cacing polychaete.

Challenger Deep pertama kali dijelajahi tanggal 23 Januari 1960 saat kapal selam Bathyscaphe Trieste yang diawaki Jacques Picard dan Letnat Don Walsh meluncur ke bawahnya. Mereka membutuhkan waktu 5 jam sebelum akhirnya mencapai dasar. Tekanan yang begitu hebat dan persediaan oksigen hanya memberi waktu 20 menit bagi Picard dan Walsh bertahan di dasar.



Bathyscaphe Trieste /  bbc.co.uk


Di tahun 1995, Jepang mengirimkan Kaiko, robot penyelidik lautan yang menjadi rekor pencapaian sebuah mesin tak berawak ke dasar Challenger Deep.  Kaiko menjadi pioner untuk ekspedisi robot di tahun-tahun selanjutnya.


Rekor terakhir yang dicatat adalah aksi James Cameron, seorang sutradara asal Kanada yang berhasil menyelam solo dalam kapal selam mini Deepsea Challenger pada 26 Maret 2012. Kemajuan teknologi membuat perjalanan Cameron jauh lebih cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam hingga dasar palung.






Sumber:
tellmewhyfacts

Selasa, 01 Januari 2013

Penemuan Hebat oleh Wanita


Di akhir abad ke-20, hanya 10 persen paten penemuan yang diberikan pada kaum perempuan. Bukan berarti kalah pintar dari kaum pria, melainkan butuh waktu puluhan dan mungkin ratusan tahun hingga kaum perempuan bisa sejajar di mata pria.

Contohnya Sybilla Masters yang hidup di abad 18 saat Amerika masih terkenal dengan jaman "wild-wild west". Ia berinovasi dalam proses pembuatan tepung jagung. Hasil temuannya didaftarkan untuk mendapat paten saat pulang ke Inggris di tahun 1715. Ironis, karena masa tersebut tidak mengakui hak kekayaan intelektual bagi kaum perempuan, maka suaminya, Thomas yang berhak mendapat paten.

Barulah di tahun 1809 Mary Dixon Kies menjadi wanita Amerika pertama yang berhak mendapat paten atas namanya sendiri. Ia berhasil mengembangkan mesin tenun jerami pembuat topi. Sejak itu, kaum perempuan mulai bisa diterima di antara hegemoni kaum pria.

Menyebut daftar temuan yang digagas oleh kaum perempuan kini banyak sekali. Kita akan lihat 10 daftar saja yang sangat berguna dalam kehidupan.


1. Aramid atau Kevlar
seacoastonline.com

Aramaid atau Kevlar adalah bahan pada baju anti peluru. Material ini ditemukan tahun 1964, oleh Stephanie Kwolek, seorang ahli kimia berkebangsaan Amerika, yang bekerja sebagai peneliti pada perusahaan DuPont.

Aramid adalah kependekan dari kata aromatic polyamide. Aramid memiliki struktur yang kuat, alot (tough), memiliki sifat peredam yang bagus (vibration damping) , tahan terhadap asam (acid) dan basa (leach) dan selain itu dapat menahan panas hingga 370°C,sehingga tidak mudah terbakar.

Karena sifatnya yang demikian, aramid juga digunakan di bidang pesawat terbang, tank, dan antariksa (roket).Produk yang dipasarkan dikenal dengan nama Kevlar. Kevlar memiliki berat yang ringan, tapi 5 kali lebih kuat dibandingkan besi.

2. Polonium dan Radium
neurope.eu


Marie Curie adalah ahli kimia dan fisika Perancis kelahiran Polandia yang sampai sekarang merupakan satu-satunya orang yang pernah mendapatkan hadiah nobel di dua bidang yang berbeda, yaitu fisika dan kimia.

Penemuannya dibidang radioaktif membuat Marie Curie masuk ke dalam daftar penemu yang berpengaruh kepada dunia. Marie Curie adalah wanita pertama pemenang nobel dan juga adalah wanita pertama yang menjadi professor di universitasnya, Universities of Paris.

Karya dan penelitian Marie Curie membuat para ahli kimia dan fisika mengerti bagaimana cara mengumpulkan sumber-sumber material yang mengandung radioaktif untuk menyembuhkan penyakit sekaligus untuk keperluan riset yang lebih dalam pada zat-zat radioaktif.

3. Chocolate chip cookies

 nist.gov

Kue kering chocolate chip paling enak disantap sore hari sambil minum teh. Penemunya adalah Ruth Wakefield, ahli gizi dan dosen makanan.

Ia dan suaminya pindah ke Boston dan membuka usaha penginapan. Pada suatu hari di tahun 1930 ia sedang menyiapkan hidangan untuk tamu. Wakefield membutuhkan coklat leleh agar resepnya sempurna, sayang ia kehabisan bahan. Akhirnya ia mengambil batangan cokelat Nestle, dihancurkan kecil-kecil dan dilempar ke dalam oven. Ia berharap cokelat tersebut akan mencair. Ternyata yang dihasilkan justru cokelat yang menggumpal kecil-kecil. Itulah sejarah kelahiran chocolate chips.

4.  Mistake Out

 dykestowatchoutfor.com

Sekitar tahun 1951, Ms Graham menjadi sekretaris eksekutif yang sering mengetik dokumen penting. Agar tak usah mengulang mengetik dokumen setiap kali ada salah ketik, ia menggunakan cat putih yang ia ramu sendiri. Ternyata cat putih plus kuas kecil yang dinamakannya Mistake Out itu disukai teman-temannya juga. Akhirnya ia mendirikan pabrik Mistake Out.


 
5. COBOL

 ecured.cu

Laksamana Grace Murray Hooper bergabung dengan militer pada tahun 1943 dan ditempatkan di Harvard University, di mana dia bekerja pada IBM Harvard Mark I komputer, komputer berskala besar pertama di Amerika Serikat.

Pada tahun 1950, Laksamana Hopper menemukan compiler, yang menerjemahkan perintah bahasa manusia (Inggris) ke kode komputer. Perangkat ini berarti bahwa programmer bisa membuat kode lebih mudah dan dengan sedikit kesalahan.

Compiler kedua yang diciptakannya adalah Arus-Matic, digunakan untuk program UNIVAC I dan II - komputer generasi pertama yang tersedia untuk kepentingan komersial. Laksamana Hopper juga mengawasi perkembangan bahasa Business-Oriented Umum (COBOL), salah satu bahasa pemrograman komputer pertama.

6. Colored Flare System


Colored Flare System (CFS) adalah alat komunikasi atau juga tanda darurat seperti yang digunakan kapal laut pada malam hari. Siapa sangka di balik temuan hebat ini hasil kerja keras seorang wanita tangguh, Martha Coston.

Pada tahun 1847 di usia ke-21 ia harus menjanda dengan tanggungan 4 orang anak saat suaminya meninggal. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukan, hingga suatu hari membolak-balik catatan milik suaminya dan menemukan rancangan alat komunikasi untuk kapal laut pada malam hari.

Coston lalu menghabiskan waktu hingga 10 tahun merevisi dan menyempurnakan desain suaminya tersebut. Ia berkonsultasi dengan para ilmuwan dan pihak militer tapi belum menemukan jawaban yang tepat. Hingga akhirnya suatu malam saat membawa anak-anaknya melihat kembang api, ia mendapat ide yang bisa diterapkan pada alat buatannya.

Ironis, walau ia sudah membantu pihak militer selama Perang Sipil dengan menghabiskan 1.200.000 CFS, justru ia berutang hingga USD 120,000 dan pihak Angkatan Laut Amerika saat itu tidak mau membayar hanya karena alasan bodoh: bahwa Coston seorang wanita.



7. Dishwasher

 dishwasher ciptaan Cochrane / csupomona.edu


 
dishwasher modern / cooper-electric.net

Pada tahun 1883 Josephine Cochrane ditinggal mati suaminya berikut warisan hutang yang besar. Dalam keputus-asaan otaknya bekerja keras membuat mesin pencuci piring (dishwasher). Akhirnya di tahun 1886 mesin itu pun selesai dan mendapat paten.

Awalnya ia kesulitan menjual mesin tersebut karena dishwasher buatannya membutuhkan air panas agar bisa berfungsi, sementara pada masa tersebut tak banyak rumah tangga yang memiliki mesin pemanas air. Akhirnya Cochrane berfokus pada hotel dan restoran besar. Alasan Cochrane agar mesinnya laku, dengan dishwasher maka pengusaha hotel dan restoran tidak perlu menggaji banyak karyawan hanya untuk pekerjaan cuci piring.

8. Wiper


Pada awal abad ke-20, Mary Anderson berkunjung ke New York. Kondisi di kota 'Big Apple' saat itu baru mulai ramai oleh lalu-lintas mobil walau belum begitu banyak.

Selama berwisata, ia naik trem dan setiap beberapa menit selalu berhenti karena supir harus menyeka salju di kaca depan. Kebetulan saat itu musim dingin. Mary Anderson memperhatikan hal ini, ternyata semua supir melakukan hal yang sama.

Saat ia pulang ke Alabama, dirancanglah sebuah alat yang bisa melekat pada kaca kendaraan. Saat sopir harus membersihkan kaca, ia tak perlu turun dan cukup menarik pegangan pada gagang tersebut untuk membersihkan salju.

Mary Anderson menerima paten pada tahun 1903, dan 10 tahun kemudian mobil-mobil di Amerika sudah menggunakan wiper ciptaannya.


sumber : http://www.apakabardunia.com/

Penemuan Menakjubkan di 2012 yang Dulu Hanya Ada di Film Fiksi


Tahukah kamu, manusia Cyborg sebenarnya sudah jadi kenyataan? Serta teknologi teleport - memindahkan objek - seperti di film Star Trek bisa dilakukan? Di abad 21 ini, semua hal yang dulu hanya khayalan di film fiksi ilmiah semakin mendekati kenyataan.

Selama tahun 2012, inilah 6 temuan teknologi menakjubkan yang berhasil dikembangkan.
 


 
1. Anggota Tubuh Bionik
Sebelumnya gambaran tubuh bionik muncul pada 1960. Istilah "cyborg" (cybernetic organism) dimunculkan oleh Manfred E Clynes dan Nathan S Kline dalam sebuah artikel yang keduanya tulis dalam jurnal Astronautics.

Sejak itu, anggota badan bionik telah menjadi kiasan dalam banyak potongan cerita fiksi. Tercatat muncul fiksi The Six Million Dollar Man dari tahun 1970-an, Borg of Star Trek dan bahkan Darth Vader, karakter sentral dalam  Star Wars.

Pada 2012 ini, untuk pertama kalinya, seorang wanita lumpuh mampu mengendalikan anggota tubuh robotnya. Adalah Claire Lomas, wanita yang lumpuh akibat sebuah kecelakaan berkuda pada 2007 yang mengakibatkan leher, tulang punggung dan tulang rusuknya patah. Tapi dengan sebuah bantuan tubuh bionik, ia mampu menjalankan lari maraton selama 16 hari.

Percobaan bionik pada primata juga sudah memungkinkan untuk membuat antarmuka otak komputer yang cukup efisien untuk merancang gerakan lebih realistis ke dalam anggota badan. Anggota badan bionik Lomas berbeda dengan bionik yang terdapat dalam kisah fiksi, karena masih terhubung melalui elektroda eksternal untuk tengkorak.

 
2. Teleportasi dan Komunikasi Kuantum
Dalam film Star Trek, terdapat sebuah teknologi yang disebut "teleportasi" yakni memindahkan suatu objek ke tempat lain melalui sebuah alat yang disebut transporter. Dengan alat ini, objek dapat dipindahkan ke sesuatu tempat tertentu dengan menghilangkan objek.

Kisah fiksi ini semakin menjadi nyata. Rekor baru untuk kejutan listrik foton (partikel elementer dalam fenomena elektromagnetik) langsung dari satu tempat ke tempat lain telah terjadi pada tahun ini. Teleportasi kuantum telah dilakukan di laboratorium untuk beberapa waktu, meski jarak hanya dalam ukuran beberapa meter.

Pada November 2012, rekor terbaru teleportasi kuantum tercipta yaitu 89 mil atau 143 km.  Selain teleportasi, para ilmuwan juga membangun internet kuantum pertama. Meski penemuan ini masih awal, tapi teleportasi foton untuk jarak beberapa mil akan memungkinkan komunikasi yang aman, anti disadap.

 
3. Penyakit genetik dapat dicegah
Rekayasa genetika untuk manusia yang lebih baik merupakan topik yang muncul berulang-ulang sejak novel "Brave New World" karya Aldous Huxley yang terbit pada tahun 1931. Novel ini menceritakan antisipasi perkembangan teknologi reproduksi masa depan yang mengubah masyarakat.

Novel ini memicu film seperti "Gattaca" yang menyajikan rekayasa genetik pada anak-anak untuk memastikan sifat genetik terbaik yang dihasilkan orang tua dan novel "Beggars" di Spanyol yang mengeksplorasi implikasi dari perubahan genetik muncul secara luas.

Nah, pada 2012 ini, konsep untuk rekayasa genetik telah muncul tapi untuk mencegah suatu penyakit mitokondria. Sekitar satu dari 200 orang yang lahir diperkirakan menderita dengan gangguan di mitokondria, pusat energi sel. Untuk pertama kalinya para ilmuwan mampu mentransfer inti DNA dari satu sel telur manusia yang lain. Dua kelompok independen menemukan cara untuk transplantasi inti antara sel telur manusia, dan meninggalkan DNA mitokondria, yang diturunkan dari ibu ke anak.

Temuan ini berarti membuat gangguan mitokondria dapat disembuhkan sebelum anak lahir. Meski teknik-teknik tersebut tidak akan menyembuhkan penyakit seperti sindrom Down, yang melibatkan inti DNA tapi itu menunjukkan bahwa beberapa manipulasi genom manusia bukan hanya mungkin, tapi bisa terjadi.

 
4. Penerjemah Universal
Dalam sebuah drama fiksi sains, penerjemah universal tersaji dalam serial "Doctor Who" yang dirilis sejak 1963. Dalam drama ini terdapat sebuah instalansi bernama "Time and Relative Dimension in Space (Tardis), sebuah mesin waktu, yang menghasilkan sebuah medan yang memungkinkan para wisatawan untuk memahami bahasa mahluk asing tanpa membutuhkan bantuan kamus.

Konsep penerjemah universal ini juga termasuk dalam novel trilogi "Mars" karya Kim Stanley Robinson, salah satu penulis sains fiksi asal Amerika Serikat.  Konsep ini berhasil diwujudkan dengan munculnya aplikasi penerjemah berbasis suara, Jibbigo. Aplikasi penerjemah ini membutuhkan koneksi internet. Beberapa penerjemah universal yang muncul yaitu Klingon dan Comic-con.

 
5. Kacamata Canggih di kepala
Pembaca novel "Accelerando" dari Charles Stross tentu sangat antusias menantikan kehadiran Google Glasses, sebuah kacamata canggih augmented reality besutan Google. Dalam novel yang dirilis pada 5 Juli 2005 tersebut, digambarkan tokoh protagonis, Manfred MacX membawa data dan memorinya dalam sepasang kacamata yang terhubung ke internet.

Sementara Google yang merilis Google Glasses pada tahun ini memungkinkan penggunanya untuk mengakses data, internet dan memotret melalui kamera yang ada di kacamata tersebut.

 
6. Penerbangan Ruang Angkasa Swasta
Dalam banyak cerita fiksi ilmiah, banyak perjalanan ruang angkasa dilakukan pihak swasta. Misalnya dalam film sains fiksi terbaru besutan Ridley Scott, "Prometheus" yang dirilis 30 Mei 2012. Dalam film ini, Weyland Corporation mendanai sebuah ekspedisi untuk mengikuti peta bintang ke bulan LV-223.

Dan kenyataannya, sebuah perusahaan ruang angkasa swasta, SpaceX, yang dimiliki Elon Musk akan meluncurkan puluhan misi pertama yang direncanakan ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Kapsul Dragon dirancang untuk memasok ISS, namun Musk, yang juga pendiri PayPal, juga tak puas dengan misi tersebut. Ia memiliki rencana besar, melakukan kolonisasi Mars.





 
 
 
Sumber:
viva

Kamis, 20 Desember 2012

Robot Berawal Karena Ilmuwan Muslim ini


Bicara soal robot, tak ayal kita juga akan mengingat Negara Jepang sebagai pelopor industri robot-robot cerdas dewasa ini. Tetapi  siapa orang yang pertama kali menemukan sistem robotika modern?

Ibnu Ismail Al Jazari, lahir di  Al Jazira, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas.

 hamariweb.com

Seperti ayahnya ia mengabdi pada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200 sebagai ahli teknik. Di masanya, Al Jazari yang telah mampu menciptakan robot manusia (humanoid) yang bisa diprogram. Al Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot.

Ada pun mesin robot yang diciptakan Al Jazari kala itu berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Robot ini diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum.

Sebagai robot pemain musik, tentu saja mereka pun ahli menghasilkan suara musik yang indah. Misalnya saja, robot penabuh drum dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Jadi, robot itu pun bermain musik seperti manusia sungguhan!

robot musik / en.wikipedia.org

Penemuan penting lainnya dari Al Jazari adalah pencuci tangan otomatis. Keran tersebut bekerja otomatis bisa mengeluarkan air tanpa harus diputar. Sistem pencuci tangan yang dikembangkan Al Jazari itu juga digunakan saat ini dalam sistem kerja toilet moderen.

Teknologi yang dikembangkan Al Jazari mencapai 50 jenis dan semua ditulis dalam kitab yang berjudul "The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices"

Seorang ahli teknik Inggris, Donal Hill begitu kagum dengan pencapaian Al Jazari. Ia berpendapat, ”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin."


Replika jam gajah di museum London / freeartlondon.wordpress.com


Salah satu karya Al Jazari yang membuat Donald Hill kagum adalah jam gajah - diciptakan sekitar tahun 1206. Cara kerjanya dengan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Replika jam gajah dapat dilihat saat ini di London Science Museum.

Pada acara World of Islam Festival yang diselenggarakan di Inggris pada 1976, banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya Al-Jazari. Ketertarikan Donald Hill terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974, atau enam abad dan enam puluh delapan tahun setelah pengarangnya menyelesaikan karyanya.
Tahukah kamu bahwa menurut Encylopedia of Britanica, Leonardo Da Vinci mendapat banyak pengaruh ilmu dari Al Jazari...




8 Penemuan Sains yang Membuka Mata Dunia


Ilmu pengetahuan terus bergerak maju. Berbagai penemuan baru yang mengejutkan dan membuka mata manusia menjadi tonggak penting dalam peradaban. Bahwa hal yang dulu hanya khayalan telah menjadi kenyataan, serta penemuan-penemuan ini semakin menyadarkan bahwa ada Dzat yang Maha Besar sebagai sumber kehidupan.

Beberapa hal yang patut kita ketahui misalnya terpapar pada 8 daftar di bawah ini.


1. Ununseptium


Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 merupakan kombinasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini bisa menunjukkan “island of stability”, dimana unsur yang terberat bisa bertahan selama berbulan-bulan.
Unsur dengan nomor atom 117 ini dibuat dengan cara memborbardir 249Bk dengan ion kalsium dalam siklotron JINR U4000 selama 150 hari yang terdapat di Dubna.

Keseluruhan proses yang memakan waktu tidak lebih dari 320 hari yang merupakan waktu paruh unsur Bk (150 hari dalam siklotron+analisis data+review oleh tim peneliti) ini akhirnya berhasil menghasilkan 6 atom Ununseptium. Masing-masing dari keenam atom tersebut kemudian meluruh dengan memancarkan partikel alfa menjadi unsur bernomor atom 115 kemudian 113 sampai intinya terbelah menjadi dua atom yang lebih stabil.


2. Gen Penyebab Penuaan


Manusia memiliki sel tubuh yang regeneratif, bisa terus memperbarui jumlahnya. Namun teka-teki penyebab ketuaan menjad perhatian ilmuwan. Secara genetika, ternyata terdapat unsur penyebab kita tak bisa awet muda selamanya.

Dan pada beberapa orang ada yang tampak tua lebih cepat. Apa sebabnya? Para ahli genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom.

Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya. Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.


 
3. Planet Ekstra Surya

3news.co.nz
 
Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti. Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180.

Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g, planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu panas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari. Digadai-gadai beberapa planet tersebut jadi tujuan manusia sebagai pengganti bumi.

4. Penemuan Metamaterial
lifeboat.com

Penemuan ini dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa “mengaduk” aliran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.

Sehubungan dengan metamaterial, bisa lihat di artikel alat-penyusut-benda-buatan-china



5. Muons


Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semesta. Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori.

Percobaan partikel di Fermilab menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons. Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.


 
6. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara
 en.newsbharati.com


Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil menemukan keberadaan air di bulan cukup mengejutkan. Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa diolah menjadi air murni. Dan jumlahnya lebih banyak daripada air di Gurun Sahara.

7. Piramida Teotihuacan di Meksiko
 


Para arkeolog yang meneliti Piramida Teotihuacan berhasil menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.



8. Penemuan Australopithecus sediba

Para ilmuwan menemukan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies manusia purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut diduga berasal dari masa 2 juta tahun yang lalu. Para palaentolog menduga, fosil tersebut berkaitan dengan fosil manusia purba Homo erectus yang secara evolusioner kemudian berkembang menjadi Homo sapIens atau manusia modern.













Sumber:
adasaja21

Senin, 22 Oktober 2012

mengapa hiu paus suka di permukaan

Hiu paus dapat menyelam di perairan dingin hingga kedalaman ratusan meter. Namun, ikan terbesar sejagad ini harus selalu kembali ke permukaan laut.

"Mereka ke permukaan untuk pemanasan," kata Michele Thums dari Institut Kelautan, Universitas Australia Barat, menyampaikan temuan tim peneliti yang mempelajari perilaku hiu paus.


Ia mengatakan temuan ini membuka wawasan baru tentang perilaku hiu paus (Rhincodon typus) yang belum banyak terungkap. Sebelumnya diketahui bahwa hiu paus menyelam secara teratur pada kedalaman sekitar 100 meter dan kemudian kembali ke permukaan dengan cepat. Gerakan ini disebut gaya selam "melambung" atau "yo-yo".

Namun, tim peneliti, yang melibatkan Professor Mark Meekan dari Lembaga Penelitian Kelautan Australian, menemukan bahwa hiu paus juga bisa melakukan penyelaman sangat dalam yang berlangsung lebih dari dua jam.

Hiu paus selalu kembali permukaan secara berkala di antara satu penyelaman dan penyelaman berikutnya. Pola ini mirip seperti yang dijumpai pada mamalia laut, seperti paus atau lumba-lumba, yang memang perlu ke permukaan untuk bernapas.


"Tapi hiu paus adalah ikan yang tidak perlu menghirup udara," kata Thums. Maka ia dan timnya berangkat ke lapangan guna mencari jawaban atas fenomena itu.

Penelitian dilakukan terhadap empat ekor hiu paus. Tiga ekor hiu ada di Ningaloo Reef di lepas pantai barat laut Australia Barat, dan seekor lainnya di Pulau Christmas. Keempat hiu ditandai dengan alat pencatat kedalaman dan waktu penyelaman yang juga dapat mencatat suhu air.

Data yang diperoleh dari alat mengungkapkan bahwa hiu menghabiskan waktu terpanjang di permukaan laut setelah melakukan penyelaman terdalam dan terdingin, yakni rata-rata pada 340 meter dengan suhu sekitar 14 derajat Celsius. 

"Hiu paus berada di permukaan rata-rata selama 145 menit," ujar Thums. Ia menyimpulkan perilaku itu muncul lantaran hiu paus butuh mengatur suhu tubuh mereka. Hiu paus rutin ke permukaan untuk menghangatkan tubuh setelah menghabiskan waktu di laut dalam yang suhunya dingin.

Hiu paus, seperti jenis ikan lainnya, bersifat ectothermic. Suhu tubuh mereka menyesuaikan dengan suhu air di sekitarnya. Hiu paus tidak dapat mengatur suhu tubuh mereka melalui proses fisiologis internal seperti mamalia. Akhirnya mereka mengembangkan perilaku ke permukaan laut yang suhunya lebih hangat untuk menghangatkan tubuh. 


"Mirip dengan reptil yang rutin berjemur di bawah sinar matahari untuk menghangatkan tubuh. Reptil kemudian sesekali berpindah ke bawah batu ketika tubuhnya dirasa sudah cukup hangat," ujar Thums.

Ia dan Profesor Meekan menerbitkan penelitian berjudul "Evidence of Thermoregulation by the World''s Largest Fish," ini dalam jurnal Journal of the Royal Society edisi pekan ini.

Menurut Meekan, pemahaman lengkap tentang perilaku akan membantu pengembangan strategi dan manajeman konservasi hewan pemakan plankton ini secara efektif. Temuan ini juga dapat dimanfaatkan untuk memprediksi dampak perubahan lingkungan terhadap hiu paus.


Sumber :
tempo.co